Open House Fasilkom Februari 27, 2008
Posted by Arditya Wahyu N in One Day.5 comments
Begitu melelahkan
, begitu bokek
dan begitu menyenangkan
. Yah, beginilah nasib gw di bulan ini. Sambil ber-naruto-arena-ria dan belajar probter (iye-iye, probternya cuman open pdf, terus dicuekin deh
), gw kali ini mencoba menulis secara langsung, tanpa edit, secara spontan.
Pertama, pastinya udah pada tau kan, kenapa bisa begitu melelahkan… Kan udah diceritain di bawah tuh. Open House, yang dateng tidak mencapai target (206 dari 400 orang). Hujan deres dan tiba2 yang turun jam 12 siang juga gak bisa disalahin, dan inget hujan itu berkah dari Allah. Dan overall, acaranya alhamdulillah sukses. Makasih buat semua yang udah bantuin
.
Ada satu hal yang menarik di acara ini. Padahal acaranya open house FASILKOM, tapi yang dijaring dari peserta BK (Bedah Kampus) itu tampang FISIP semua. Mantep banget dah kerja anak2 LO
. “Lut…lut… lo ngajarin apa aja sih anak buah lo..?”. Udah gitu, si PJ LO ini, si Lutfi, mengalami kejadian dengan kronologi seperti ini :
Bikun buat ngangkut peserta nyampe di rotunda -> Anak2 LO sukses membawa cewe2 brisik dari SMA Bu** Wh*r** -> Begitu bikun mau jalan, eh bikunnya mogok
-> Panitia berlima terpaksa mendorong bikun -> cewe2 rusuh tadi ngetawain para pejuang
-> bikun sukses reborn -> Bukannya cepet naek, malah poto2 dulu. Nah saat ini lah, yang membuat hati lutfi terbang… Salah satu cewe tadi ada yang ngomong “Eh, yang ganteng itu ikutan poto dong!” -> Lutpi ditarik, ikutan poto -> peserta akhirnya naek bikun, lutpi gak ikut. Lagi, “Yah, kok yang ganteng gak ikut…???”, seru cewe yang paling rusuh di gerombolan rusuh ini.
Lanjut, yang kedua. Bulan ini entah kenapa, pengeluaran gw buanyak banget. Ada kali hampir satu jeti. Ampunnn…
Mungkin karena masih bulan2 awal kuliah kali ya. Yaaa beli buku, yaaa jajan seenaknya gara2 BEM buka kopma, ditambah kudu bayar listrik kontrakan yang udah nunggak sampe 3 bulan
. Konsumtif banget deh gw bulan ini. Bangkrut.
Nah, yang terakhir, kenapa bulan ini begitu menyenangkan. Hmm, kayaknya gw gak mau cerita dulu deh. Kapok n males.
Udah ah,,, 
Hidup adalah Perjuangan Februari 21, 2008
Posted by Arditya Wahyu N in Uncategorized.12 comments
Kuliah telah berjalan kurang lebih 3 minggu. Tugas, bak tunas, mulai mekar. Yang namanya komputer atau laptop, pastinya kembali ke fungsinya semula – setelah digunakan untuk nonton, mulai dari film2 cinema 21 hingga J-Dorama hingga 11 eps sebesar 7 Gb. Mahasiswa kembali berjibaku dengan buku-buku yang tebalnya,, tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
Akan tetapi, gw sampai sekarang tidak merasakan euforia itu semua. Kuliah yang udah gw nikmati selama 3 minggu ini terasa hampa bagi gw. Begitu banyak ilmu yang tak tersampaikan ke otak gw, padahal yang lain mengerti
. Beginilah resiko menjadi seorang aktifis. Padahal, amanah yang disampaikan ke gw hanya 2. Pertama mengurus sebuah acara, yang sudah menjadi rutinitas di Fasilkom, yang berakar dari dekanat Fasilkom, Open House. Dan, yang satu lagi, menjadi tak terurus karena amanah yang pertama, menjadi penanggung jawab keamanan untuk acara Computer Get Together a.k.a CGT, yang juga acara tahunan.
Di kala mahasiswa lain sibuk mengerjakan tugas, sibuk membaca diktat, gw disusahkan dengan proposal yang tebalnya, yah hanya 8 halaman, sudah termasuk (bukan, bukan ppn 10%) covernya. Namun, 8 halaman ini, sekarang lebih berarti daripada buku-buku tebal yang ada untuk hari Sabtu, 23 Februari nanti. Persiapan yang cuma seminggu lah yang membuat gw mengalami keterpurukan gw di bidang menimba ilmu. Udah gitu, ketika gw mengajukan proposal untuk menurunkan dana ke dekanat, gw kena semprot. Acara tinggal seminggu, progress baru 10%, udah kayak ppn. Bulan Februari menjadi bulan yang berat bagi gw di tahun ini. 
Pengalaman memang guru yang terbaik bagi gw. Semua kesibukan di atas, membuat gw mengerti betapa sulitnya, betapa kita harus melalui jalur yang tidak lurus, tidak mudah untuk menjadi orang besar. Orang besar tidak seperti mi instan, yang cukup air mendidih dan bumbunya untuk menjadikannya matang. Orang besar jauh dari itu. Suguhan dari Dewa, “Hidup adalah Perjuangan”, bisa dijadikan rangsangan untuk menuju ke sana.
Semoga acara Open House tahun ini sesuai target yang telah ditetapkan, menghadirkan 400 peserta dengan segala kelancaran acara, amien… 
Nikmatnya Bertualang Kala Banjir Februari 5, 2008
Posted by Arditya Wahyu N in One Day.5 comments
Yups, seperti yang kalian tempe eh tahu, hari Jumat kemaren, tepatnya tanggal ‘atu February 2008, bumi Jabotabek menangis deras. Seharian penuh, tanpa belas kasihan. Dan dengan jadwal teratur di tiap musim hujan, Ibu Kota Negeri tercinta Indonesia dan sekitarnya, sebagian terendam banjir. Sungguh menyedihkan. Amsterdam—sebuah kota di negeri tempat klub Ajax berdiri, Belanda—padahal berada di bawah laut (gara2 denger obrolan bapak2 intelek di depan rumah gw minggu pagi), tetapi kota ini damai, sejahtera, dan tentram. Seharusnya pemerintah kota Jakarta dan lebih jauh lagi pemerintah NKRI, mencontoh bagaimana caranya kota Amsterdam tersebut aman dari serangan air (gimana caranya gw juga ndak ngerti, haha). Dan kita sebagai umat Islam, seharusnya malu. Bayangkan, dahulu yang mengenalkan sistem sanitasi adalah umat Islam. Orang-orang Barat justru belajar dari kita.
Serius Mode : Off
(Previously on Ketinggalan…, udah baca kan?
) Setelah gw dan Bayu (baca : sopir) mengalami kejadian yang bisa menggemparkan rumah semut di “Ketinggalan…”, kali ini gw kembali merasakan yang namanya “hidup itu begitu menarik”
. Kali ini pun, kejadiannya kembali saat gw dan Bayu berpetualang ke SMAN 21 buat Opus (obrolan kampus), sejenis acara promosi kampus. Gw sebut ini berpetualang coz naek motor dari Bekasi menuju Pulomas (± 15 km) melewati halang rintang berupa macet, (lagi…)